Ayo Cari RANDOMINFO lainnya disini

6 Alasan Mengapa Sekolah Tidaklah Penting

.
RANDOMINFO - Belajar dan menuntut ilmu itu PENTING! Tetapi..
1. Jika anda beranggapan dengan punya pendidikan tinggi, maka akan mudah mendapat pekerjaan. Sayangnya kita sudah bukan di era tahun 80an. Jaman dulu, seorang sarjana sangat dihargai karena jumlahnya tidak sebanyak sekarang. Namun sekarang, hampir setiap orang adalah sarjana sehingga semakin lama semakin tidak ada harganya. Karena itu bukan hal yang mengagetkan apabila saat ini kita menemukan begitu banyak orang-orang di sekitar kita yang setelah lulus, tidak kunjung mendapat pekerjaan/dihargai terlalu rendah, sehingga akhirnya terpaksa membuat usaha sendiri, melanjutkan usaha orang tua, menjadi agent property/investasi, dll.


2. Di sekolah umumnya kita tidak mempelajari sesuatu namun hanya menghafal sesuatu yang hanya berguna pada saat ulangan. Dan semua yang diajarkan sekolah 95% akan tidak digunakan di masa depan kita. Sedangkan 18 tahun pertama dalam hidup kita menggunakan 95% waktu kita untuk sekolah. Karena itu akan jauh lebih berguna dan bijaksana apabila kita memanfaatkan waktu tersebut untuk meraih cita-cita kita yang sesungguhnya dari sedini mungkin. Berdasarkan survey yang telah saya lakukan, dapat saya simpulkan bahwa orang bersekolah bukan berarti ia belajar. Sebaliknya orang yang tidak bersekolah belum tentu ia tidak belajar.

3. Usia anak sekolah mulai dari umur 5 (SD) tahun hingga 18 tahun (SMA). Pada usia tersebut sebenarnya adalah masa pertumbuhan sang anak. Dari sekolah mereka akan dituntut bangun pagi, pulang sore, dan biasa akan dilanjut oleh kegiatan les/belajar hingga malam, dan tidak jarang jika ada ulangan besok, anak akan memforsir dirinya untuk belajar hingga subuh. Hal ini akan mengakibatkan kurangnya waktu istirahat dan stress pikiran yang berujung pada terhambatnya pertumbuhan, dan lebih buruknya lagi juga dapat memicu gangguan mental atau depresi berkelanjutan.

4. Banyak yang tidak menyadari, di sekolah kita belajar pada para guru yang sebenarnya tidak tergolong dalam kategori orang sukses dan bahkan bisa jadi taraf hidupnya tidak lebih baik daripada kita saat ini.

5. Jika anda termasuk salah satu orang yang beranggapan untuk mencari relasi/teman dari kegiatan persekolahan. Maka mungkin bisa saya sarankan untuk melakukannya di night club, fitness gym, gereja dan masih banyak komunitas-komunitas lainnya yang dapat membantu anda. Pada dasarnya hal ini bukan ditentukan dari sekolah atau tidak tetapi ditentukan dari kemampuan setiap individu dalam bersosialisasi. Banyak anak-anak sekolah yang tidak pandai bersosialisasi, sementara di sekolah mereka diharuskan dan akhirnya menjadi tekanan batin tersendiri.

6. Fakta menunjukkan bahwa orang-orang di dunia yang mempunyai nama besar seperti Albert Einstein, Donnie Yen, Tobey Maguire, Andrie Wongso justru adalah mereka yang gagal dalam pendidikannya dan bahkan tidak lulus Sekolah Dasar. Yang setelah saya pelajari biografi mereka, mereka tidak akan menjadi orang hebat seperti saat ini jika dulu mereka memilih untuk melanjutkan sekolahnya. Seorang Bill Gates pun (orang terkaya ke-2 di dunia saat ini) tidak menyandang gelar Sarjana. Sedangkan ada ratusan juta Sarjana Informatika tersebar di seluruh dunia yang secara pendidikan melebihi Bill Gates namun tidak dapat menyamai kesuksesan Bill Gates.

*Hidup ini hanya sekali dan singkat. Akan amat sangat disayangkan apabila kita tidak dapat menikmatinya karena kita tidak tahu kapan kita akan pergi meninggalkan dunia ini, berapa lama kita dapat hidup di dunia ini dan pada saat itu tiba kita tidak akan membawa apapun dari dunia ini selain pahala. Oleh karena itu sedapat mungkin tidak perlu melakukan hal-hal yang tidak kita sukai dan menyiksa diri kita sendiri. Untuk mencapai satu tujuan selalu tersedia banyak jalan.

Tidak perlu kita malu dan berkecil hati hanya karena background pendidikan kita yang rendah, justru suatu hari kita boleh berbangga diri apabila kesuksesan kita dapat mengalahkan mereka yang secara pendidikan lebih tinggi.

Tanggapan seorang Deddy Corbuzier, mentalist nomor 1 di Indonesia mengenai sekolah:

15 komentar:

  1. kalo kita liat sistem sekolah, kebanyakan orang tua menyekolahkan anaknya hanya agar dapat pekerjaan bagus. Padahaal aslinya sekolah bukan untuknmencari pekerjaan. Orangtua dan guru menuntut anak2 nya untuk mendapat nilai bagus sehingga akhirnya anak2 malahan menyontek untuk mendapat nilai bagus. Di sekolah hanya diajarkan untuk menghafal bukanya belajar untuk pengembangan diri. Learn for value. Study for score. Jika diartikan dalam bahasa indonesia artinya menjadi sama. Belajar untuk nilai. Sehingga banyak yang salah menafsirkanya

    ReplyDelete
  2. http://toekanggambartaman.com/tanpasekolah.html

    ReplyDelete
  3. Saya Setuju sekali,,,,, Apa yang saya rasakan dulu waktu Sekolah, Tak Ingin dirasakan oleh Anaku sekarang,

    ReplyDelete
  4. Saya bisa bekerja di kantor, Bukan dari: sekolah, tapi dari: Pengalaman & Pertemanan

    ReplyDelete
  5. Ya, setuju bahea sekolah itu tidak penting. Ada pembodohan dahsyat diluar sana. Sistem otak yang mengarah pada peghancuran dahsyat

    ReplyDelete
  6. Ya, setuju bahea sekolah itu tidak penting. Ada pembodohan dahsyat diluar sana. Sistem otak yang mengarah pada peghancuran dahsyat

    ReplyDelete
  7. hahaha..

    geli saya bacanya..
    kesuksesan cm diukur dari banyak sedikitnya harta..

    padahal banyak harta blm tentu bahagia..

    sekolah tu mencetak kepribadian anak..
    ya pilih2 lah sekolah yg bagus..

    harta tu sebanyak apapun dikumpulin g bs dinikmatin semua..
    cm bbrp waktu aja kita bisa menikmatinya..
    mati g dibawa..
    bs dinikmati klu disedekahkan sebagiannya..

    ReplyDelete
  8. lha yg nulis ini sklh pa gk? hehehehehehehe.........

    ReplyDelete
  9. Lah ini yang komen diatas saya sekolah apa nggak? Wkwk.

    Sekolah itu penting, tetapi kita lihat dulu tujuan kita sekolah.
    Kalau sekolah cuma buat cari nilai bagus biar bisa diterima di SMA atau universitas favorit, atau buat cari kerja ya jadi nggak penting, karena esensi kita sekolah itu Ilmu dan skill, bukan score. Sekarang makin banyak perusahaan yang mengubah HRD policiesnya, bahwa S1/S2 dan gelar maupun prestasi lainnya tidak penting,karena mereka sadar toh bahwa nilai yang orang orang dapatkan di pendidikannya belum tentu hasil mereka sendiri (menyontek, beli kunci, dll). Banyak mahasiswa yang menyandang gelar cum laude, atau terkenal pintar tapi sebenarnya gak tau apa apa, ibarat Jack of All trades; yet master of none. Mereka dibilang pintar karena nilai mereka, bukan karena ilmu dan skill yg mereka miliki.

    Jadi kembali kepada diri masing-masing.
    Sekolah itu penting / tidak penting menurut saya lebih kepada tujuan/apa yang ingin dicapai. Ilmu atau nilai.

    ReplyDelete
  10. bener sekolah gak penting gan gak jamin masa depan semua tergantung niat ngeraihnye

    ReplyDelete
  11. Sebetulnya ada pentingnya juga sekolah, tetapi ilmu serta nilai yang kita dapat dari sekolah belum tentu menjamin kesuksesan kita

    ReplyDelete
  12. Sebetulnya ada pentingnya juga sekolah, tetapi ilmu serta nilai yang kita dapat dari sekolah belum tentu menjamin kesuksesan kita

    ReplyDelete
  13. sekolahlah yang berhubungan dengan cita2 masa depan kita

    ReplyDelete
  14. Pendidikan itu penting, tetapi sekolah belum tentu. Ilmu bukan hanya didapatkan di sekolah, tapi dari berbagai sumber. Apalagi sekarang era komunikasi yang sangat hebat. Semua bisa kita pelajari hanya dengan melalui buku dan internet.

    ReplyDelete
  15. Saya sekarang putus sekolah tapi saya tidak memiliki mental yang kuat untuk mencari pekerjaan.

    ReplyDelete

kirim masukan tentang factorlier disini!!

Name

Email *

Message *